Peringatan Hari anti korupsi jatuh pada tanggal 9 Desember lalu, seperti yang kita sudah tahu bahwa korupsi di negara kita yang tercinta ini, masih sangatlah sulit untuk di berantas. Pemberantasan Korupsi merupakan tanggung jawab pihak Kepolisian Republik Indonesia, namun seiring makin maraknya praktek korupsi di sekitar kita maka dibentuklah KPK ( Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi ). KPK tentunya mempunyai dasar hukum mengapa terbentuk, dalam Undang - Undang Nomor 30 Tahun 2002 sudah jelas bahwa KPK menangani kasus Korupsi sebesar 1Miliar dan Polri hanya yang ada dibawah 1 Miliar. jadi tidak benar bahwa KPK hanya menimbrung pihak Kepolisian justru dengan adanya KPK korupsi-korupsi di Indonesia satu per satu dapat dipecahkan. Memang dalam prakteknya sulit untuk menjerat para koruptor dengan hukuman yang berat, karena hukuman yang diutarakan oleh JPU di pengadilan selalu mentah saat putusan hakim. Tapi segi positifnya paling tidak koruptor sudah di pidanakan, jangan lihat lama tahananya. semua putusan hakim akan dipertanggungjawabkan kepada Allah swt.
,
Jadi mari kita dukung KPK dalam memberantas Korupsi
Minggu, 22 Desember 2013
Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia
Senin, 12 Agustus 2013
Cerita di Bulan Ramadhan 1434 H
Sabtu, 23 Februari 2013
Tindak Pidana Komputer
Pada awalnya tindak pidana komputer disebut dengan kejahatan komputer yang sasarannya ada data yang ada didalam komputer tersebut. Pada tahun 2000 an mulai disebut Cyber Crime ( Kejahatan Telematika ) yang sasarannya berbeda dengan kejahatan komputer, cyber crime jangkauan ilmunya lebih luas yaitu meliputi komputer dan jaringannya ( internet).
pada Tahun 1980 an, Apple sudah meluncurkan program Windows, Microsoft muncul dengan Windows baru pada awal 90 an.
Perilaku negatif yang disebabkan oleh internet :
- Pornografi, pedopilia,pelacuran dan kesusilaan
- Kejahatan Ekonomi seperti penipuan dan pemerasan
- perjudian
- cyber Terorist
Rabu, 16 Januari 2013
Isak Tangis Iringi Napi Korupsi ke Sukamiskin
Besar Kecil Normal
TEMPO.CO, Jakarta -Isak tangis keluarga mengiringi keberangkatan narapidana kasus korupsi Jawa Timur di Stasiun Gubeng, Surabaya, Rabu, 16 Januari 2013. Sejak pagi, puluhan keluarga ini sudah menanti di area Stasiun Gubeng. Ada yang membawa bingkisan berupa pakaian dan ada juga yang membawa makanan."Sebanyak 30 narapidana dikirim ke Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin di Bandung, Jawa Barat, dengan menumpang Kereta Api Argo Wilis yang berangkat dari Stasiun Gubeng Surabaya," kata Kepala Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional VIII Surabaya. Sejak Januari lalu, Lapas Sukamiskin ditetapkan sebagai lembaga permasyarakat untuk kasus korupsi sejak akhir Desember lalu.
Rombongan narapidana ini dinaikkan ke barisan gerbong 5 atau gerbong terakhir dari rangkaian kereta api. Sejumlah 13 orang petugas gabungan dari kepolisian, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia wilayah Jawa Timur.
Juru bicara Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Wilayah Jawa Timur, Priyambodo Ari Wibowo, mengatakan pemberangkatan narapidana tersebut dilakukan setelah selesai urusan administrasi dan koordinasi pengajuan pengawalan dari Polda Jatim."Hari ini kami berangkatkan 30 koruptor. Sedianya kami berangkatkan 33 orang, tapi tiga yang lain masih bermasalah,” kata Priyambodo. Dua narapidana masih berstatus sebagai saksi dalam perkara lain, sedangkan satu narapidana lainnya sakit.
Dari 30 tahanan, tampak mantan Direktur Utama PD Pasar Surya Surabaya, Sucipto. Untuk menghindari sorotan kamera, wajah Sucipto ditutupi dengan kaos yang dipakainya. Dia sempat diperingatkan petugas. "Pak, awas jatuh," kata petugas tahanan ini ke Sucipto.
Dengan menggunakan seragam tahanan berupa kaos oblong warna biru bertuliskan Warga Binaan Klas I Surabaya dengan kedua tangan diborgol, mereka berangkat menuju Stasiun Kereta Api Gubeng Surabaya. Bus keluar dari pintu sebelah kiri pintu gerbang Lapas Kelas I Surabaya di Porong. Di depan bus, sebuah mobil sedan patroli dengan sirine meraung mengawal bus berwarna biru tua itu. Di belakang bus, tampak sebuah minibus dengan penumpang berseragam lapas.
SONY WIGNYA WIBAWA
sumber : http://www.tempo.co/read/news/2013/01/16/063454833/p-Isak-Tangis-Iringi-Napi-Korupsi-ke-Sukamiskin
Bagaimana Jadi Pemimpin?
Rifa Nadia Nurfuadah
Rabu, 12 Desember 2012 14:08 wib
JAKARTA - Mendengar kata pemimpin tentu yang terbayang adalah mereka yang menjalankan roda pemerintahan seperti presiden, atau para direktur yang memastikan bisnis perusahaannya berjalan lancar. Padahal, dalam kehidupan sehari-hari sebagai pelajar atau mahasiswa, kita juga menemukan banyak pemimpin. Sebut saja, ketua kelas, ketua OSIS, ketua BEM hingga dalam taraf kecil, ketua kelompok belajar atau tugas.
Terkadang, kita mengajukan segudang alasan untuk menolak ketika ditunjuk menjadi pemimpin. Tidak heran, menjadi pemimpin memang tugas yang cukup berat. Tetapi, menurut Sean Covey, penulis berbagai buku motivasional seperti The 7 Habits of Highly Effective Teens, menjadi pemimpin adalah sebuah tugas mulia.
"Sebab kita bisa mengarahkan orang ke jalan yang lebih baik. Kita punya kekuatan untuk mengubah orang lain ke arah yang kita inginkan demi mencapai tujuan bersama," kata Covey dalam seminar dan peluncuran buku terbarunya The 4 Disciplines of Execution di Financial Club, Grha Niaga, Jakarta, Rabu (12/12/2012).
Perubahan perilaku, kata Covey, merupakan salah satu strategi yang perlu diambil untuk mencapai tujuan. Pemegang gelar MBA dari Harvard Business School itu menegaskan, untuk menyelesaikan suatu tugas, tidak jarang kita harus mengubah banyak orang yang bekerjasama dengan kita. Sebuah survei memperlihatkan, sekira 65 persen inisiatif dalam kelompok kerja membutuhkan perubahan perilaku yang signifikan pada anggota kelompoknya.
"Di sinilah beratnya tugas pemimpin. Bayangkan, mengubah diri sendiri saja sulit, apalagi mengubah orang lain," imbuhnya.
Menjadi pemimpin juga berarti menentukan tujuan yang harus dicapai kelompok kita dan bagaimana strategi eksekusi yang paling efektif untuk tujuan tersebut. Sayangnya, sering kali, seorang pemimpin memiliki satu ide dan tujuan brilian namun kebingungan dalam menentukan strategi yang akan diambilnya. Belum lagi faktor tanggung jawab sehari-hari yang harus diselesaikan anak buah turut menjadi penghambat suksesnya pencapaian goal tersebut. Padahal, semua anggota tim harus melakukan upaya maksimal demi mencapai tujuan yang telah ditetapkan organisasi.
Nah, jika kita kebetulan ditunjuk menjadi pemimpin kelompok, baik besar atau kecil, tidak perlu gusar. Dalam buku terbarunya, pria kelahiran 17 September 1964 itu punya empat formula yang dapat diterapkan agar kita mampu mengeksekusi strategi hingga mencapai hasil yang diinginkan. Tentu saja, eksekusi strategi ini perlu kita lakukan bersama-sama dengan anggota kelompok lainnya.
1. Focus on the Wildly Important
Ini merupakan langkah pertama yang sangat vital dalam dinamika organisasi. Seorang pemimpin harus mampu mengarahkan anggotanya untuk memfokuskan pekerjaan pada hal-hal yang sangat penting. Dia harus mampu menciptakan suasana agar setiap anggota tim memberikan upaya terbaik terhadap beberapa tujuan yang paling penting, daripada sekedar memberikan upaya yang biasa-biasa untuk beragam tujuan.
Menurut Covey, akan lebih banyak ide bagus pada sebuah organisasi ketimbang kemampuan untuk mengeksekusinya. Dia mengilustrasikan jika seorang pemimpin memberi dua hingga tujuan yang harus dicapai anak buahnya, maka kemungkinan besar semua tujuan akan tercapai dengan maksimal. Jika dia menetapkan 4-10 tujuan, hanya satu atau dua tujuan yang akan tercapai. Dan jika lebih banyak lagi tujuan yang ditetapkan, misalnya 11 hingga 20 buah, tidak akan ada satu pun yang diselesaikan.
"Eksekusi hebat untuk ide tidak terlalu hebat lebih baik ketimbang eksekusi biasa saja untuk sebuah ide brilian," ujar Covey.
2. Act on the Lead Measures
Prinsip kedua adalah, sebagai pemimpin kita harus mampu menentukan hal-hal apa saja yang dapat menggerakkan kita dan tim untuk mencapai tujuan. Jika sudah ketemu, maka selanjutnya kita harus fokus bekerja pada hal-hal tersebut.
Alumnus Sastra Inggris dari Brigham Young University (BYU), tersebut menjabarkan, lead measures adalah hal-hal yang memprediksi hasil. Jika lead measures berubah, maka kita bisa memprediksikan bahwa ukuran hasil yang akan kita capai pun akan berubah. Selain itu, lead measures juga dapat dipengaruhi secara langsung oleh tim.
"Artinya, tim bisa mencapai lead measures tanpa ketergantungan dengan tim lain," tuturnya.
3. Keep a Compelling Scoreboard
Prinsip ini berarti seorang pemimpin harus mencatat pencapaian tim dan anggotanya dalam papan skor. Selain itu, dia juga harus memastikan setiap orang mengetahui hasil pencapaiannya secara mudah setiap saat.
Covey memaparkan, papan nilai ini diperuntukkan bagi sleuruh anggota tim. Angka-angka dalam papan nilai ini akan memotivasi anggota tim untuk bekerja lebih giat lagi. Mereka yang mengetahui sedang dalam "kekalahan", tentu akan mencari strategi untuk menang.
"Untuk mendorong eksekusi, kita membutuhkan papan nilai yang memiliki beberapa grafik sederhana; di sinilah seharusnya kita berada, dan di sinilah kita saat ini berada. Dalam lima detik atau kurang, siapa pun bisa memastikan apakah sedang menang atau kalah," paparnya.
4. Create a Cadence of Accountability
Seorang pemimpin harus mampu menciptakan irama akuntabilitas, yakni sebuah siklus berulang yang menunjukkan kinerja masa lalu dan rencana untuk menggerakkan skor ke depan.
"Akuntabilitas dalam tim dibagi bersama. Kita membuat komitmen, lalu kita bertanggung jawab pada atasan. Tetapi yang lebih penting, kita bertanggung jawab pada satu sama lain, sesama anggota tim," ujar Covey.
Praktik prinsip keempat ini adalah dengan melakukan pertemuan secara rutin untuk menjaga akuntabilitas setiap orang dalam pencapaian Wildly Important Goals. Rapat rutin yang dihadiri seluruh anggota tim akan mengingatkan kembali apa saja yang menjadi tujuan utama kita di samping berbagai tugas keseharian yang harus kita tunaikan.
"Hasil yang dapat kita capai dengan disiplin mengadakan rapat sekali seminggu membahas sebuah sasaran selama jangka waktu yang panjang ternyata sangat menakjubkan," tutur Covey.
Keempat formula ini dapat membantu setiap pemimpin membawa timnya mencapai hasil dengan melakukan eksekusi atas strategi yang telah ditetapkan dengan mengubah perilaku setiap anggota tim. Meski demikian, prinsip-prinsip ini juga dapat diimplementasikan pada skala individu. Sekarang, sudah siap menjadi pemimpin, kan?(rfa)
Take from : http://kampus.okezone.com/read/2012/12/12/373/731031/bagaimana-jadi-pemimpin
Rabu, 26 September 2012
8 Penyebab anda jadi gampang marah
Dr. Helen Stokes Lampard dari Royal College of General Practitioners mengatakan, ada sejumlah kondisi medis dan obat-obatan yang dapat menyulut kemarahan seseorang. Berikut adalah 8 hal yang sering dilaporkan terkait tingkat kemarahan di antara pasien :
Hipertiroidisme terjadi karena kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid terlalu banyak. Kondisi ini biasanya banyak dialami para wanita. Menurut Dr. Neil Gittoes, seorang ahli endokrinologi di University Hospitals Birmingham and BMI the Priory Hospital, Birmingham, hormon tiroid mempengaruhi sistem metabolisme Anda. Hal ini akan meningkatkan kegelisahan, gugup, serta sulit berkonsentrasi. Ketika tiroid terlalu aktif, ini dapat menjadi alasan mengapa Anda mudah berteriak kepada anak-anak Anda, suami, atau orang lain.
Statin yang diresepkan sebagai obat kolesterol tinggi menimbulkan efek samping yang menyebabkan seseorang mudah kehilangan kesabaran. Dalam sebuah studi yang dilakukan para peneliti dari Universitas California, statin akan membuat serotonin lebih rendah, yang menyebabkan peningkatan depresi dan kematian.
Seorang penderita diabetes yang kekurangan gula darah akan meningkat kemarahannya. Ketidakseimbangan kadar gula pada tubuh dapat menyebabkan ketidakseimbangan serotonin dalam otak. Akibatnya, sesorang menjadi lebih agresif, kebingungan, marah berlebihan dan bahkan serangan panik.
Menurut Paulus Blenkiron, seorang psikiater di Bootham Park Hospital, York, akibat depresi seseorang dapat merasa sangat marah, gelisah serta menyebabkan perasaan tidak berharga, malu atau merasa bersalah.
Gangguan perkembangan ini bisa mempengaruhi pertumbuhan otak secara normal serta ketrampilan sosial dan komunikasi. Banyak hal yang menstimulasi sensorik dapat meningkatkan kemarahan penderita autisme.
Penyakit ini merupakan bentuk demesia atau kepikunan yang mempengaruhi fungsi otak termasuk perilaku emosional dan kepribadian seseorang. Hal ini dapat menyebabkan ledakan kemarahan.
Obat-obat tidur seperti Benzodiazepin bekerja dengan memperlambat berbagai fungsi otak. Dengan pengurangan beberapa fungsi, obat tidur ini bisa menambah kemarahan seseorang.
Sindrom pra menstruasi (PMS) pada wanita terjadi karena tidak seimbangnya hormon seperti estrogen dan progesteron. Wanita menjadi lebih mudah marah tanpa alasan yang jelas. Menurut American College of Obstetrics and Gynecology, mood wanita bisa berubah selama dua minggu terakhir siklus menstruasi atau dua minggu sebelum menstruasi. Melihat delapan penyebab di atas, Anda kini mengerti bahwa kemarahan orang yang Anda cintai belum tentu berasal dari ego nya. Penyakit dan obat-obatan dapat mempengaruhi serotonin dalam otak dan memicu kemarahan yang tidak wajar.
Penulis : Natalia Ririh | Selasa, 28 Agustus 2012 | 18:04 WIB
Minggu, 18 Maret 2012
Man Jadda Wa Jadda
Man Jadda Wajadda bisa diterapkan pada diri kita sebagai seorang mahasiswa misalnya bagaimana mengatur jadwal dari kita bagun pagi sampai kita tertidur kembali. Setelah kita menyusun jadwal kita dalam satu hari penuh maka kita wajib melakukannya dengan sungguh – sungguh dan dilakukan secara continue Insya Allah kita akan mendapatkan apa yang inginkan. Dan hal yang tidak kalah penting selain berusaha keras harus juga diiringi dengan doa.
So, jika mau impian kita terwujud maka tidak ada jalan lain selain berusaha keras dan tentu saja berdoa kepada Allah SWT ( Bgs FH ’10 )
Rabu, 07 Desember 2011
Opini Rekening Gendut "PNS Muda"
Oleh W RIAWAN TJANDRA, Direktur Program Pascasarjana dan Dosen Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya, Yogyakarta
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan mengungkap adanya rekening miliaran rupiah milik sepuluh pegawai negeri sipil muda. Rekening yang berindikasikan adanya tindak pidana pencucian uang negara ini sudah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi.
Para pegawai muda ini umumnya golongan IIIB sampai IV yang potensial dan menduduki tempat-tempat strategis di lembaga negara, seperti bendahara. Sebenarnya, PPATK sejak tahun 2002 sudah melaporkan adanya 1.800 rekening senilai miliaran rupiah milik para PNS muda ini.
Terkait dengan birokrasi, Mill dalam Considerations on Representative Government (1961) pernah menyatakan, di luar bentuk perwakilan, hanya birokrasi yang memiliki keterampilan dan kemampuan politik tinggi, bahkan birokrasi yang dijalankan atas nama sistem pemerintahan monarki atau aristokrasi.
Posisi birokrasi pemerintah di Indonesia, yang dalam sistem pemerintahan berpuncak pada presiden selaku kepala eksekutif, memiliki kekuatan politik yang amat besar. Dari pembuatan undang-undang di pusat, peraturan daerah di daerah, hingga peraturan pelaksanaan serta eksekusi aturan, semua membutuhkan peran para birokrat.
Sayangnya, kekuasaan besar yang dimiliki mesin birokrasi dan tidak dikendalikan melalui sistem kontrol memadai itu—baik pengawasan politis, fungsional, maupun yudisial—berpotensi untuk disalahgunakan (abuse of power). Jalinan mafia birokrasi selama ini telah berkelindan dengan cabang kekuasaan negara lainnya, entah itu legislatif ataupun yudikatif, bahkan juga tak jarang bersekongkol dengan mafia bisnis yang menjalankan praktik-praktik bisnis kotor.
Temuan rekening haram PNS muda tersebut harus dilanjutkan dengan menelusuri aliran kewenangan vertikal dari hierarki satuan jabatan di atasnya sebagai pejabat pengelola keuangan negara/daerah ataupun secara horizontal pada arus percaloan dalam tender pengadaan barang/jasa dan konspirasi dalam berbagai proses administratif.
Pola korupsi
Praktik-praktik korupsi birokrasi yang dilaksanakan selama ini umumnya terpola dalam empat bentuk, yaitu (1) cost-reducing corruption (pejabat menurunkan biaya agen/rekanan di bawah standar tertentu); (2) cost-enhancing corruption (pejabat menaikkan biaya dalam pelayanan); (3) benefit-enhancing corruption (pejabat meminta bagian keuntungan dari agen/rekanan secara melawan hukum); dan (4) benefit-reducing corruption (pejabat birokrasi langsung memotong biaya dari agen/rekanan).
Semua berlangsung melalui.......(selengkapnya baca Harian Kompas, Kamis 8 Desember 2011, halaman 6)
Jumat, 25 November 2011
Dimana rumahmu Nak?
"Dimana rumahmu Nak?"
Orang bilang anakku seorang aktivis . Kata mereka namanya tersohor dikampusnya sana . Orang bilang anakku seorang aktivis.Dengan segudang kesibukan yang disebutnya amanah umat . Orang bilang anakku seorang aktivis .Tapi bolehkah aku sampaikan padamu nak ? Ibu bilang engkau hanya seorang putra kecil ibu yang lugu.
Anakku,sejak mereka bilang engkau seorang aktivis ibu kembali mematut diri menjadi ibu seorang aktivis .Dengan segala kesibukkanmu,ibu berusaha mengerti betapa engkau ingin agar waktumu terisi dengan segala yang bermanfaat.Ibu sungguh mengerti itu nak, tapi apakah menghabiskan waktu dengan ibumu ini adalah sesuatu yang sia-sia nak ? Sungguh setengah dari umur ibu telah ibu habiskan untuk membesarkan dan menghabiskan waktu bersamamu nak,tanpa pernah ibu berfikir bahwa itu adalah waktu yang sia-sia.
Anakku,kita memang berada disatu atap nak,di atap yang sama saat dulu engkau bermanja dengan ibumu ini .Tapi kini dimanakah rumahmu nak?ibu tak lagi melihat jiwamu di rumah ini .Sepanjang hari ibu tunggu kehadiranmu dirumah,dengan penuh doa agar Allah senantiasa menjagamu .Larut malam engkau kembali dengan wajah kusut.Mungkin tawamu telah habis hari ini,tapi ibu berharap engkau sudi mengukir senyum untuk ibu yang begitu merindukanmu . Ah,lagi-lagi ibu terpaksa harus mengerti,bahwa engkau begitu lelah dengan segala aktivitasmu hingga tak mampu lagi tersenyum untuk ibu . Atau jangankan untuk tersenyum,sekedar untuk mengalihkan pandangan pada ibumu saja engkau engkau,katamu engkau sedang sibuk mengejar deadline. Padahal,andai kau tahu nak,ibu ingin sekali mendengar segala kegiatanmu hari ini,memastikan engkau baik-baik saja,memberi sedikit nasehat yang ibu yakin engkau pasti lebih tahu.Ibu memang bukan aktivis sekaliber engkau nak,tapi bukankah aku ini ibumu ? yang 9 bulan waktumu engkau habiskan didalam rahimku..
Anakku, ibu mendengar engkau sedang begitu sibuk nak. Nampaknya engkau begitu mengkhawatirkan nasib organisasimu,engkau mengatur segala strategi untuk mengkader anggotamu . Engkau nampak amat peduli dengan semua itu,ibu bangga padamu .Namun,sebagian hati ibu mulai bertanya nak,kapan terakhir engkau menanyakan kabar ibumu ini nak ? Apakah engkau mengkhawatirkan ibu seperti engkau mengkhawatirkan keberhasilan acaramu ? kapan terakhir engkau menanyakan keadaan adik-adikmu nak ? Apakah adik-adikmu ini tidak lebih penting dari anggota organisasimu nak ?
Anakku,ibu sungguh sedih mendengar ucapanmu.Saat engkau merasa sangat tidak produktif ketika harus menghabiskan waktu dengan keluargamu . Memang nak,menghabiskan waktu dengan keluargamu tak akan menyelesaikan tumpukan tugas yang harus kau buat,tak juga menyelesaikan berbagai amanah yang harus kau lakukan .Tapi bukankah keluargamu ini adalah tugasmu juga nak?bukankah keluargamu ini adalah amanahmu yang juga harus kau jaga nak?
Anakku,ibu mencoba membuka buku agendamu .Buku agenda sang aktivis.Jadwalmu begitu padat nak,ada rapat disana sini,ada jadwal mengkaji,ada jadwal bertemu dengan tokoh-tokoh penting.Ibu membuka lembar demi lembarnya,disana ada sekumpulan agendamu,ada sekumpulan mimpi dan harapanmu.Ibu membuka lagi lembar demi lembarnya,masih saja ibu berharap bahwa nama ibu ada disana.Ternyata memang tak ada nak,tak ada agenda untuk bersama ibumu yang renta ini.Tak ada cita-cita untuk ibumu ini . Padahal nak,andai engkau tahu sejak kau ada dirahim ibu tak ada cita dan agenda yang lebih penting untuk ibu selain cita dan agenda untukmu,putra kecilku..
Kalau boleh ibu meminjam bahasa mereka,mereka bilang engkau seorang organisatoris yang profesional.Boleh ibu bertanya nak,dimana profesionalitasmu untuk ibu ?dimana profesionalitasmu untuk keluarga ? Dimana engkau letakkan keluargamu dalam skala prioritas yang kau buat ?
Ah,waktumu terlalu mahal nak.Sampai-sampai ibu tak lagi mampu untuk membeli waktumu agar engkau bisa bersama ibu..
Setiap pertemuan pasti akan menemukan akhirnya. Pun pertemuan dengan orang tercinta,ibu,ayah,kaka dan adik . Akhirnya tak mundur sedetik tak maju sedetik .Dan hingga saat itu datang,jangan sampai yang tersisa hanyalah penyesalan.Tentang rasa cinta untuk mereka yang juga masih malu tuk diucapkan .Tentang rindu kebersamaan yang terlambat teruntai."
***COPAS DARI GROUP FULDKT INDONESIA***
Kamis, 03 November 2011
Kajian Ibnu Khaldun
Minggu, 17 Juli 2011
Zuhud
Zuhud artinya adalah orang yang lebih mementingkan akhirat dibandingkan duniawi akan tetapi orang yang dikenal dengan sebutan zahid tersebut tidak mengesampingkan urusan dania tetapi hanya menganggap dunia sebagai wadah untuk menuju akhirat. Dan ciri - ciri orang yang mempunyai sifat zuhud
- Hidup selalu sederhana tidak bergelimang harta
- selalu mementingkan kehidupan akhirat
- tingkah lakunya sopan
Sabtu, 09 Juli 2011
Tipe - Tipe Mahasiswa
- Kupu - Kupu maksudnya mahasiswa yang perkerjaannya Kuliah Pulang, Kuliah Pulang
- Kura - Kura maksudnya mahasiswa yang kerjaannya kuliah rapat, kuliah rapat organisasi
- Kuda - Kuda mahasiswa yang kerjaannya Kuliah Dakwah, kuliah dakwah
So, teman - teman termasuk tipe yang mana y?
Rabu, 01 Juni 2011
Seminar Jurnalistik
Kamis ( 26 / 5 ) yang lalu, Departemen Pers & Penerbitan ( P & P ) UKI JAA mengadakan Seminar Jurnalistik dengan judul tema You = a Journalist yang disenggarakan di AR Fachrudin B lantai 5. Acara ini di senggarakan dengan maksud agar memberikan pengetahuan kepada mahasiswa dan juga umum untuk menjadi citizen journalist. Acara ini dihadiri pembicara dari DETIK dan juga KOMPAS, DETIKCOM diwakili oleh Bapak Bagus Kurniawan. Beliau juga membagi banyak ilmunya dalam acara tersebut, dan beliau berpesan kepada seluruh peserta yang mempunyai keinginan menjadi wartawan janganlah dijadikan sebagai ladang mencari uang karena perkerjaan sebagai wartawan adalah perkerjaan yang yang menggunakan hati karena gaji sebagai seorang wartawan hanya sedikit tuturnya sambil tertawa.Setelah berbagi ilmu dan pengalaman tibalah sesi pertanyaan ada salah satu peserta yang bertanya “ bagaimana suka duka menjadi seorang wartawan “. Pak Bagus menanggapi pertanyaan pertama beliau mengutarakan kesenangan menjadi seorang wartawan adalah banyak jalan – jalan dan dukanya menurut penuturan beliau adalah sering meninggalkan keluarga karena harus meliput di luar kota,bangun tengah malam karena dituntut meliput kejadian pada saat itu juga tetapi itu tidak menjadikan sebagai halangan malah beliau menganggap sebagai tantangan tersediri.Setelah pertanyaan itu acarapun berakhir dan sebelum acara tersebut ditutup ada pemberian cindra mata kepada pembicara.
Rabu, 23 Maret 2011
Mengenal Islam di Jepang
“ Apa yang melintas di pikiran kita tentang Negara Jepang? Mungkin yang terlintas hanya sebatas kecanggihan teknologi, etos kerja,gedung - gedung pencakar
Kita sudah mengetahui bahwa Negara Jepang bukan merupakan sebuah negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam seperti halnya Indonesia.Karena Jepang tidak terlalu menganggap penting masalah tentang agama. Oleh sebab itu perkerja, mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di negeri sakura tersebut dituntut menjaga diri agar tetap istiqomah. Menurut data umat islam yang tinggal disana mengaku tidak terlalu sulit untuk mengerjakan sholat 5 waktu, sholat malam ataupun sholat malam.Karena sholat 5 waktu dapat dikerjakan pada waktu istirahat kerja ataupun kuliah.
Di Jepang juga terdapat suatu tempat yang bernama Islamic Center tempat tersebut biasanya di gunakan untuk tempat berkumpul orang – orang islam yang berada di Jepang. Di daerah Tokyo ada beberapa masjid dan mushala di kampus – kampus yang terdapat banyak mahasiswa yang beragama islam ( Tentu saja masjid dan mushola di Jepang sangat berbeda jauh dengan yang berada di Indonesia. Masjid dan mushola dikelola oleh orang – orang muslim dari Arab Saudi, Pakistan dan Turki. Dan suara adzan atau yang lainnya yang berasal dari masjid tidak boleh sampai terdengar sampai keluar masjid.
Masjid – masjid dan Mushola – mushola disana juga juga melaksanakan sholat fardhu dan sholat sunah seperti halnya sholat jum’at dan sholat – sholat lainnya. Akan tetapi karena masalah jarak yang sangat jauh, maka sholat diadakan sendiri oleh umat muslim yang berada di daerah tersebut.Dan biasanya sholat jum’at dilaksanakan di kampus – kampus karena jam istirahat di Jepang sekitar jam 12 : 10 sampai jam 13 : 20 waktu setempat, biasanya jam – jam istirahat inilah digunakan untuk sholat jum’at jika bertepatan saat hari jum’at.
Bahasa yang digunakan pada saat khotbah jum’at yaitu bahasa Inggris karena bahasa Inggris sudah dianggap bahasa pemersatu mahasiswa disana. Khotibnyapun di gilir setiap minggunya dan khotbah juga dibawakan dengan bahasa Inggris.
Di Jepang membuat jadwal sholat sangat berbeda dengan Indonesia yang relatif teratur, waktu sholat shubuh di jepang dapat dilaksanakan pukul 2 : 40, ada pula waktu shubuh jam 5 : 30. Karena sebab itu, jika di Jepang sedang mengalami waktu siang yang lebih panjang maupun sebaliknya. Waktu tersebut sangat mempengaruhi terutama pada saat Bulan Ramadhan yang diperkirakan pada tahun – tahun kedepan puasa di Jepang akan mengalami waktu siang yang lebih panjang.
Ternyata masyarakat Jepang sangat menghargai antar umat beragama terutama dengan orang muslim.Pengetahuan tentang makanan – makanan haram seperti daging babi dan sake. Sehingga jika ada kegiatan besar mereka akan memisahkan antara makanan yang halal dengan yang haram. Akan tetapi mereka bisa menjadi tidak menghargai orang islam yang tidak konsisten dengan apa yang mereka ucapkan.
Jumat, 14 Januari 2011
Kata - kata Mutiara Bung Karno
“Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno)
“Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno)
“Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno)
“Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno)
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961)
“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno
“Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno)
“Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan” (Bung Karno)
“Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup di masa pancaroba, tetaplah bersemangat elang rajawali “. (Pidato HUT Proklamasi, 1949 Soekarno)
“Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita selesai ! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat.” (Pidato HUT Proklamasi, 1950 Bung Karno)
“Firman Tuhan inilah gitaku, Firman Tuhan inilah harus menjadi Gitamu : “Innallahu la yu ghoiyiru ma bikaumin, hatta yu ghoiyiru ma biamfusihim”. ” Tuhan tidak merobah nasibnya sesuatu bangsa sebelum bangsa itu merobah nasibnya” (Pidato HUT Proklamasi, 1964 Bung Karno)
“Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca bengala dari pada masa yang akan datang.” (Pidato HUT Proklamasi 1966, Soekarno)
“Apakah Kelemahan kita: Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri kita sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong” (Pidato HUT Proklamasi, 1966 Bung Karno)
“Aku Lebih suka lukisan Samodra yang bergelombangnya memukul, mengebu-gebu, dari pada lukisan sawah yang adem ayem tentrem, “Kadyo siniram wayu sewindu lawase” (Pidato HUT Proklamasi 1964 Bung Karno)
“Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya; jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali.” ( Sarinah, hlm 17/18 Bung Karno)
"Aku sangat mencintai keluargaku, Aku juga sangat mencintai rakyatku, Tapi seandainya aku harus memilih salah asatu diantara kedua itu, maka aku akan memilih rakyatku " (Bung Karno)
Ini dadaku, mana dadamu?
Kalau Malaysia mau konfrontasi ekonomi
Kita hadapi dengan konfrontasi ekonomi
Kalau Malaysia mau konfrontasi politik
Kita hadapi dengan konfrontasi politik
Kalau Malaysia mau konfrontasi militer
Kita hadapi dengan konfrontasi militer
(Bung Karno)
"Kalau kata-kata tidak dapat menyehatken jiwa yang keblinger, apa boleh buat; turunlah senjata berbicara dengan bahasa yang lebih kuat" (Bung Karno)
Jumat, 12 November 2010
Hijjaz sebelum mata terlena
Selimut diriku
Dengan sutra kasih sayangMu
Agar lena nanti, aku mimpikan surga yang indah
Abadi
Pabila ku terjaga
Dapat lagi kurasai
Betapa Harumnya. wangi surga firdausi
oh illahi
Rabu, 10 November 2010
Cantik, ijinkan aku menunduk
Demi Allah,
aku tak tahu apa harus kukecam hawa nafsuku,
atas cinta
Atau mataku yang menggoda,ataukah hati ini
Jika kukecam hati, ia berkata : Ini Gara - gara mata yang memandang!
Dan jika kuhardik mata, ia berdalih : Ini kesalahan hati!
Mata dan hati telah dialiri darah,
Maka wahai Rabbi, jadilah penolongku atas mata dan hati ini
( Kata - kata seorang penyair yang dikutip oleh Syaikh ' Abdul ' Aziz Al Ghazuli dalam Ghadhdhul Bashar)
Minggu, 29 Agustus 2010
3 Tingkatan Syukur Bagi Mahasiswa
Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
Pertama mari kita panjatkan kehadirat Allah SWT. dan tak lupa kita kepada jujungan kita Nabi Muhammad SAW.
Pada kesempatan hari ini saya akan menyampaikan 4 tingkatan syukur bagi mahasiswa di lihat dari segi Trasportasi, unsur - unsurnya yaitu
- Jika kita di berikan kendaraan seperti mobil bagi yang mampu maka kita harus bersyukur karena sudah di berikan oleh Allah SWT kendaraan dan kita jangan lupa tetap rendah hati kepada semua teman di sekeliling kita.
- Tingkatan kedua yaitu jika kita di titipkan sebuah sepeda maka jangan lah mengeluh terima dengan senang hati toh pakai sepeda bukan sebuah "aib" justru dengan sepeda kita mendukung program Pemerintah seperti kita semua ketahui pemerintah menggalakkan Mari bersepeda minimal 2 kali seminggu.
- Tingkatan yang ketiga yaitu jika kita berjalan kaki maka janganlah pula merasa iri terhadap teman- teman kita yang memiliki kendaraan sebaiknya kita tetap bersyukur karena Allah pernah bersabda : Barang Siapa yang berjalan menuju Taman Surga ( Sekolah , Kampus dan Perpustakaan) Maka Allah akan memberi pahala kepada orang tersebut.
Wassalam
Rabu, 21 Juli 2010
Detik Terakhir aku di Kebumen
Tiba saatnya aku meninggalkan tanah kelahiranku Kebumen . aku merasa ada sesuatu yang hilang dalam hatiku aku dilimuti rasa kehilangan yang sangat mendalam tapi bukan soal cerita tentang cinta walaupun aku pernah merasakan itu tetapi kali ini berbeda yaitu rasa berat meninggalkan kampung halaman karena aku harus meninggalkan orang tua, teman - teman baiku saat di kebumen. Tetapi inilah jalan yang sudah di takdirkan oleh Allah SWT dan aku harus menerimanya dengan besar hati.Selain itu aku pergi meinggalkan kampung halaman menuju Jogja untuk melanjutkan study ke universitas Muhammadiyah Yogyakarta jurusan Hukum dan aku ingin menjadi pengacara yang membela semua golongan tidak memilih status sosial dan lain- lain.
Rabu, 30 Juni 2010
Perjalanan ke Yogyakarta
Pagi ini senin,30 Juni 2010 aku dan saudara kembarku pergi ke Yogyakarta dengan menggunakan bus PATAS jurusan Yogyakarta - Purwokerto. Kami berangkat dari rumah pukul 09:00 WIB. Dalam perjalanan kami mendengarkan lagu yang bernyanyi sepanjang jalan,Selain mendengarkan musik kami juga melihat sawah yang sangat luas. Tak terasa bus sudah sampai ke tempat tujuan dan kami berdua turun dan menuju sebuah mobil travel untuk melanjutkan perjalanan yang kira - kira menempuh jarak kurang lebih 3 km, setelah perjalanan yang sangat jauh kami masih harus berjalan kaki 100 meter untuk sampai di rumah saudara